Kamis, 04 April 2013

Suara yang paling indah

Seorang tua yang tak berpendidikan tengah mengunjungi sebuah kota besar untuk pertama kali dalam hidupnya. Dia dibesarkan di sebuah dusun di pegunungan yang terpencil, bekerja keras membesarkan anak-anaknya, dan kini sedang menikmati kunjungan perdananya ke rumah anak-anaknya yang modern
Suatu hari, sewaktu dibawa berkeliling kota, orang tua itu mendengar suara yang menyakitkan telinga. Belum pernah dia mendengar suara yang begitu tidak enak didengar semacam itu di dusunnya yang sunyi. Dia bersikeras mencari sumber bunyi tersebut. Dia mengikuti sumber suara sumbang itu, dan tiba-tiba di sebuah ruangan di belakang sebuah rumah, dimana seorang anak kecil sedang belajar bermain biola.
‘Ngiik! Ngook! Berasal dari nada sumbang biola tersebut.
Saat dia mengetahui dari putranya bahwa itulah yang dinamakan biola, dia memutuskan untuk tidak akan pernah mau lagi mendengar suara yang mengerikan tersebut.
Hari berikutnya di bagian lain kota, orang tua ini mendengar sebuah suara yang seolah membelai-belai telinga tuanya. Belum pernah dia mendengar melodi yang seindah itu di lembah gunungnya, dia pun mencoba mencari sumber suara tersebut. Ketika sampai ke sumbernya, dia tiba di ruangan depan sebuah rumah, dimana seorang perempuan tua, seorang maestro, sedang memainkan sonata dengan biolanya.
Seketika, si orang tua ini menyadari kekeliruannya. Suara tidak mengenakkan yang didengarnya kemarin bukanlah kesalahan dari biola, bukan pula salah sang anak. Itu hanyalah proses belajar seorang anak yang belum bisa memainkan biolanya dengan baik.
Dengan kebijaksanaan polosnya , orang tua itu berpikir bahwa mungkin demikian pula halnya dengan agama. Sewaktu kita bertemu dengan seseorang yang menggebu-gebu terhadap kepercayaannya, tidaklah benar untuk menyalahkan agamanya. Itu hanyalah proses belajarseorang pemula yang belum bisa memainkan agamanya dengan baik. Sewaktu kita bertemu dengan seorang bijak, seorang maestro agamanya, itu merupakan pertemuan indah yang menginspirasi kita selama bertahun-tahun, apa pun kepercayaan mereka.
Namun, ini bukanlah akhir dari cerita.
Hari ketiga, di bagian lain kota, si orang tua mendengar suara lain yang bahkan melebihi kemerduan dan kejernihan suara sang maestro biola. Menurut Anda, suara apakah itu?
Melebihi indahnya suara aliran air pegunungan pada musim semi, melebihi indahnya suara angin musim gugur di sebuah hutan, melebihi merdunya suara burung-burung pegunungan yang berkicau setelah hujan lebat. Bahkan melebihi keindahan hening pegunungan sunyi pada suatu malam musim salju. Suara apakah gerangan yang telah menggerakkan hati si orang tua melebihi apa pun itu?
Itu suara sebuah orkestra yang memainkan sebuah simfoni.
Bagi si orang tua, alasan mengapa itulah suara terindah di dunia adalah, pertama, setiap anggota orkestra merupakan maestro alat musiknya masing-masing; dan kedua, mereka telah belajar lebih jauh lagi untuk bisa bermain bersama-sama dalam harmoni.
Mungkin ini sama dengan agama, pikir si orang tua. Marilah kita semua mempelajari hakikat kelembutan agama kita melalui pelajaran-pelajaran kehidupan. Marilah kita semua menjadi maestro cinta kasih di dalam agama masing-masing. Lalu, setelah mempelajari agama kita dengan baik, lebih jauh lagi, mari kita belajar bermain, seperti halnya para anggota sebuah orkestra, bersama-sama dengan penganut agama lain, dalam sebuah harmoni!
Itulah suara yang paling indah.

Salam Dharma

Senin, 04 Maret 2013

Mengapa Pria Menutup Diri (dan Cara Membuatnya Terbuka)


 -
Oleh: Holly Corbett, REDBOOK


Mengapa para pria suka menutup diri? Bagaimana cara membuat mereka terbuka dan mau berbicara? Kami berbicara dengan para ahli:


Perasaannya juga penting
"Perasaan kami sama pentingnya dengan perasaan Anda. Kami menutup diri jika kami merasa diabaikan atau kegiatan Anda lebih penting daripada kami." —Chris, (38), Rochester, NY

Buat agar dia terbuka
"Arti perasaan berbeda pada pria dan wanita. Pria sering mengungkapkannya dengan tindakan, wanita dengan perkataan," kata Dr Pollack. "Itu hanyalah masalah menerjemahkan satu bahasa ke bahasa yang lain. Cobalah mengatakan, “Aku benar-benar minta maaf. Aku tahu bahwa perasaan kamu penting, tapi aku belum mengerti benar tentang perasaanmu. Dapatkah kamu membantuku memahaminya?”

Utarakan secara langsung kemauan Anda
"Terkadang  istri saya menginginkan sesuatu, namun menghindari masalah tersebut  dan menggunakan petunjuk halus bukannya langsung, dan itu membuat saya tidak mengetahui apa yang ia inginkan. Kemudian berubah menjadi konflik karena  akhirnya ia tidak mendapatkan apa yang ia butuhkan, dan saya merasa tidak melakukan sesuatu dengan benar.  Saya menutup diri ketika merasa dia tidak sepenuhnya jujur dan mengatakan secara langsung tanpa bertele-tele." —Joe, 42, San Francisco, CA

Buat agar dia terbuka
Meskipun Anda mungkin berpikir, "Mengapa kamu tidak peka?! Aku mengatakan cukup jelas," cobalah mengatakan, "Oh, aku pikir aku sudah mengatakannya dengan jelas. Aku tidak mencoba untuk tidak mengatakannya secara langsung, aku hanya tidak ingin mendiktemu tentang apa yang harus kamu lakukan. Beri tahu bagian mana kamu merasa aku tidak mengatakannya secara langsung."

Menanyakan situasi konkret akan membantu Anda membuat perubahan dalam pendekatan Anda nantinya.

Memberikan suasana romantis
"Pria ingin memberikan romansa, tapi kami juga ingin romansa dan kejutan. Jika saya merasa hanya saya saja yang romantis dalam suatu hubungan, maka saya merasa lelah, menutup diri, dan tidak ingin melakukan apa-apa, sama sekali." —Aaron, 42, Liverpool, NY

Buat agar dia terbuka
"Banyak pria mengeluh mereka adalah satu-satunya pihak yang berperan  dalam hubungan, dan sepertinya  pria ingin agar wanita sesekali juga melakukan inisiatif," kata Dr. Pollack.

Ketika pasangan Anda menarik diri, Anda mungkin tidak merasa romantis, tapi untuk menjaganya agar tetap bersama Anda, katakanlah, "Sayang, aku merasa kita menjauh belakangan ini. Kenapa kita bisa tidak dekat sekarang?" Dia mungkin akan mengatakan bahwa ia selalu menjadi pihak pertama yang ingin melakukan seks  atau membawakan Anda bunga, ia pun ingin mendapatkan hal yang sama dari Anda. Mengetahui keinginannya akan mendorong dia untuk membuka hatinya.

Beri sedikit pujian

"Saya butuh pujian, dan ingin agar ia mengetahui bahwa dia bangga aku suaminya. Ketika dia memberi saya cinta itu, saya akan dengan mudah terbuka, tetapi jika saya tidak merasa ada loyalitas dan kebanggaan dalam hubungan kami, maka saya akan menutup diri secara emosional." —Rich, 39, Winter Haven, FL

Buat agar dia terbuka
"Ini adalah keluhan yang sering Anda dengar dari pria maupun wanita. Seperti wanita, pria tidak hanya perlu pujian, tetapi juga ingin mendengar bahwa wanita bangga dengan mereka dan sangat mencintai mereka," kata Dr. Pollack. Kekasih Anda mungkin tidak akan menyentuh bahu Anda dan mengatakan bahwa ia membutuhkan pujian dari Anda karena ia merasa terlalu malu untuk mengatakan itu.

"Tapi jika Anda bertanya kepadanya mengapa dia bersikap berbeda dan ia mengatakan bahwa ia ingin agar Anda mengatakan hal-hal yang baik padanya, maka Anda dapat berusaha untuk melakukannya lebih sering, dan Anda akan melihat bagaimana perubahan sikapnya."

Mendorongnya agar menjadi dirinya sendiri
"Sangat menyenangkan menjadi diri Anda 100 persen bersama istri Anda, untuk bisa menunjukkan sepenuhnya rapuh dan menunjukkan segalanya. Jika Anda merasa dihakimi, Anda akan menutup diri" —Khiel, 38, Marcellus, NY

Buat agar dia terbuka
"Pria dapat bersikap seolah dia kuat, tetapi sebenarnya  tidak," kata Dr. Pollack. "Anda dapat berhenti dan berkata, 'Apakah ada sesuatu yang aku katakan yang membuat kamu menjauh?'" Kemudian pria dapat mengatakan, "Ketika aku berbicara tentang hal itu di tempat kerja, sepertinya kamu sedang mengkritik." Anda bisa  menjawab, "Aku tidak bermaksud seperti itu. Jika kamu merasa aku bersikap menghakimi, tolong beritahu aku dan aku akan berhenti melakukan itu." Ketika ia tahu bahwa Anda bersedia untuk melakukan penyesuaian, pria akan cenderung lebih terbuka.

Memberinya waktu yang dibutuhkannya

"Istri saya memaksa saya untuk berbicara bahkan jika saya belum siap mengatakannya. Hal ini dapat menyebabkan kebencian. Dan saya merasa tidak nyambung. Lalu saya tidak mau membuka diri." —Mike, 37, New York, NY

Buat agar dia terbuka
Jika dia tidak siap untuk berbicara sesuatu, memaksanya berbicara akan berdampak buruk. "Anda tidak harus menunggu enam pekan untuk membahas masalah ini, namun memberikannya waktu satu jam atau bahkan setengah hari untuk menenangkan diri akan membuat percakapan Anda lebih produktif," kata Dr. Pollack.

Setelah dia sudah tenang, katakan padanya bahwa Anda sangat ingin mengatasi masalah tadi, sehingga Anda dapat bekerja sama dengannya menyelesaikan masalah tersebut. Jika ia masih bungkam, katakanlah, "Aku mengerti ini mungkin akan memakan waktu, tetapi kapan waktu yang tepat untuk membicarakan ini?" Hal tersebut  akan memberikan kesempatan untuknya untuk memilih waktu dan tempat yang tepat menurutnya, yang berarti akan membuat dia merasa lebih terkendali dan cenderung untuk mengungkapkan perasaannya.

Ini adalah tentang memberi dan menerima
"Mungkin ini merupakan mekanisme pertahanan emosional, tetapi ketika hubungan kami mulai merasa terlalu berat sebelah, itu membuat saya cenderung menutup diri." —Dave, 40, Syracuse, NY

Buat agar dia terbuka
Cobalah mengatakan, "Kamu tampak menjauh. Ada apa?” Hal tersebut menunjukkan bahwa Anda menyadari bahwa ia telah melewati masa bersamanya, dan memberinya kesempatan untuk menyatakan bahwa ia merasa disia-siakan. Daripada memberinya daftar dari semua hal yang Anda lakukan untuk mengurus rumah tangga dan keluarga, cobalah menanggapi perasaannya dengan mengatakan, "Bisakah kamu ceritakan ketika kamu merasa bahwa aku tidak memberikan apa yang kamu butuhkan?"

"Mengatakan hal tersebut tidak akan membuatnya menjadi defensif, dan membuatnya bicara tentang masalah itu, sehingga ia merasa bahwa Anda bagian dari tim lagi," kata Dr. Pollack.

Jangan mencoba mengubahnya
"Saya menutup diri ketika saya merasa dia ingin mengubah jati diri dan nilai-nilai inti saya. Saya membuka diri ketika saya merasa bahwa diri saya adalah alasan mengapa dia jatuh cinta dengan saya pada awal pertemuan." —Lawrence, 36, Baltimore, MD

Buat agar dia terbuka
"Cara terbaik untuk membuat seorang pria berubah adalah tidak dengan memintanya untuk berubah, tetapi katakanlah, saya menyukai kenyataan bahwa Anda melakukan ini dan ini — hal-hal yang menurut Anda merupakan nilai-nilai inti dari dirinya — dan kemudian menyebutkan sesuatu yang tidak dia lakukan, namun Anda ingin agar ia melakukannya tanpa langsung memintanya melakukannya," kata Dr. Pollack.

Jika ia menutup diri, maka Anda bisa mengatakan, "Aku suka pada apa yang biasanya kamu yang... (isi dengan sesuatu yang mencerminkan sikapnya), jadi mengapa kamu berhenti bersikap seperti itu?" Dia mungkin berkata, "Ya, kamu selalu ingin aku berhenti melakukan hal itu dan menjadi orang lain, dan Anda tidak menyukai saya apa adanya."

Anda dapat merespon, "Aku mencintaimu apa adanya, dan itulah hal yang paling penting buatku." Dengan mengatakan kepadanya apa yang Anda suka dan menghargainya, Anda akan membuatnya mengambil risiko dan mencoba sesuatu yang baru tanpa membuatnya menutup diri.

Kenali hal yang disukainya
"Saya menutup diri ketika saya merasa frustrasi, tidak peduli apa yang saya katakan, dia tidak akan melihat dari sudut pandang saya, dan ketika saya merasa bahwa jika saya terus berbicara, itu hanya akan memperburuk keadaan. Saya mundur untuk menghindari keburukan itu dan untuk menjaga agar percakapan tidak semakin memburuk." —Dan, 42, Newburyport, MA

Buat agar dia terbuka
Jika Anda mengalami pertengkaran dan suami Anda menarik diri, tunggu beberapa menit dan katakanlah, "Apa yang terjadi? Mengapa kamu berhenti bicara?" Jika ia tidak bisa menjelaskannya, lakukan kegiatan yang dia sukai bersama, dan di tengah-tengah kegiatan itu, katakanlah, "Mungkin maksud kamu dan aku sedikit berbeda, jadi mari kita bicarakan hal itu." Dia akan lebih terbuka terhadap sudut pandang lain ketika ia berada dalam kegiatan yang ia sukai, daripada duduk saja dan mengobrol.

Beri dia hal yang diinginkan dan dibutuhkannya
"Saya mulai menarik diri ketika saya tidak mendapatkan apa yang saya butuhkan bahkan setelah saya mengungkapkan padanya apa yang saya inginkan. Jika dia memberitahu saya apa yang dia inginkan dan butuhkan, saya akan melakukan semua yang saya bisa untuk memberikan itu kepadanya, jadi saya ingin agar dia melakukan hal yang sama untuk saya." —Kyle, 34, Jersey City, NJ

Buat agar dia terbuka
"Pria mungkin berpikir bahwa mereka telah mengungkapkan apa yang mereka inginkan, tapi wanita mungkin tidak tahu karena pria berbicara dengan bahasa yang berbeda dari wanita," kata Dr. Pollack. "Pria lebih rapuh daripada yang ia ingin rasakan, jadi Anda harus menjangkau seluruhnya."
Jika ia mulai menarik diri, tanyakan apakah ada sesuatu yang ia inginkan, tetapi tidak ia dapatkan, dan biarkan dia tahu bahwa ia dapat memberitahu Anda apa yang dia inginkan. Dia akan menyadari bahwa alangkah baiknya jika ia mengungkapkan apa yang ia inginkan,  daripada Anda mencoba membaca pikirannya, dan akhirnya Anda akan lebih mudah memahami, dan mampu memberikan lebih dari apa yang dia butuhkan tanpa harus ia katakan.

Sabtu, 23 Februari 2013

Toko online kain devi 3

Selamat Datang di Toko Kain online Devi

Toko Kain Online Devi
Gambar dan Motif Toko
Gambar dan Motif Toko 1
Gambar dan Motif Toko 2








Kami memiliki beberapa motif warna dengan harga Rp 150.000,- per kain, simak motif lain, pemesanan bisa menghubungi 

081 - 353344500 

0361 - 2190265

Terima Kasih

Toko online Devi 2

Toko Kain Online Devi
Gambar dan Motif Toko
Gambar dan Motif Toko 1

Kami memiliki beberapa motif warna dengan harga Rp 150.000,- per kain, simak motif lain, pemesanan bisa menghubungi 

081 - 353344500 

0361 - 2190265

Terima Kasih

Toko online Devi 1

Kami memiliki beberapa motif warna dengan harga Rp 150.000,- per kain, simak motif lain, pemesanan bisa menghubungi 

081 - 353344500

0361 - 2190265

Terima Kasih

Sabtu, 19 Januari 2013

Cinta Kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa


 

Dalam hidup, kita sering mengenal kata-kata cinta bahkan kita sering mendengar sekaligus mengucapkannya “ aku cinta … , cintailah … , dll. Kata-kata ini sering diungkapkan saat perasaan menyadari bahwa sesuatu adalah sangat berharga bahkan kadang-kadang dianggap melebihi harga diri sampai harus menangis, mengemis untuk mengungkapkannya.
“apakah harus seperti itu??

Ada seorang guru RajaYoga mengatakan “janganlah mencintai apapun yang ada dibumi ini dengan sepenuh hati, sekalipun kepaada orang tua. Karena meskipun yang kita cintai tidak akan meninggalkan kita, namun kita pasti akan meninggalkannya kelak”.

Dari penjelasan tersebut dapat diambil ulasan bahwa jangan sampai kita menangis, mengemis untuk mengungkapkan cinta, karena jika sesuatu yang kita cintai tersebut layak untuk kita cintai, maka dia tidak akan sampai membuat kita menangis dan mengemis. Tapi jika kepada orang tua, meskipun kita tidak boleh mencintai sepenuhnya, namun kita harus berbakti dan menghormatinya setiap waktu.

Mencintai sepenuh hati hanya boleh kepada Ida Sang Hyang widhi Wasa. Cintailah Sang Hyang widhi, maka kamu akan mendapatkan apa yang kamu minta, kamu akan bahagia, kamu tidak akan pernah kecewa, bahkan sesuatu yang tidak kamu minta dan sangat istimewa akan diberikannya padamu.

Jika dibandingkan jika kita mencintai sesuatu yang dibumi ini, terkadang kita mencintai sepenuh hati tapi belum tentu balasannya, kita belum tentu bahagia, bahkan kita bisa saja kecewa.
“sebenarnya bagaimana cinta kepada Sang Hyang Widhi??,,
Menurut penulis, Cinta adalah kesetiaan dan pengorbanan,

seorang yang mengatakan cinta kepada apapun dan siapapun maka dia akan berkorban dan setia. Dan janganlah mengatakan cinta jika tidak bisa setia dan tidak mau berkorban. Tapii  berkorban apapun jika tidak setia maka hanyalah pamrih dan jika setia tapi tidak berkorban maka kesetiaannya tidak akan terasakan, karena kesetiaan diwujudkan dari pengorbanan.

Jika kita cinta kepada Ida Sang Hyang Widhi maka kita akan setia kepadanya dengan selalu mengingat dia, mengagungkan namanya, hanya dia yang dihati kita setiap waktu. Kita juga akan berkorban, mengorbankan waktu, tenaga untuk berbakti dan berdharma, mengorbankan pikiran untuk selalu memikirkannya, hal ini karena memang tidak ada yang lebih pantas untuk menerima pengorbanan kita secara total selain Beliau.
Wujud Cinta tersebut adalah saat kita lemah dihadapannya,

kata lemah bukan berarti kita adalah orang yang lemah, tidak punya kemampuan dan tidak berdaya. Lemah dihadapannya adalah kita merasa bahwa dia begitu berarti, kita sangat membutuhkannya, sehingga kita menghadapinya dan memuja dia dengan rendah hati, karena kita tidak mau dia meninggalkan kita. Seperti halnya  jika kita cinta pada orang tua, saudara, sahabat, teman, pacar maka kita akan merasa lemah saat dihadapannya, jadi jika kita belum merasa lemah dihadapan Ida Sang Hyang Widhi maupun seseorang, maka sebenarnya kita belum mencintainya. Sehingga kita bisa menanyakan kepada diri kita masing-masing.

Marilah kita mewujudkan cinta kita dengan kesetiaan dan pengorbanan. Lebih baik kita jangan mencintai Tuhan sekalipun apalagi kepada sesuatu ataupun seseorang jika kita tidak bisa setia dan berkorban untuknya. Karena tidak akan memberi kebahagiaan kepada keduanya.

Oleh karena itu sebagai generasi masa depan dharma marilah kita mulai mencintai Ida Sang Hyang Widhi Wasa dengan menanamkan dan mengingat  namanya dalam hati kita setiap waktu yang kita wujudkan dalam kesetiaan dan pengorbanan yang sepenuh hati dan tulus ikhlas dalam bakti yang berdasarkan dharma.

Jumat, 04 Januari 2013

Catatan Hati


Catatan Hati seorang wanita

Jika Aku Sedih, adakah yang datang menghibur ku ?
Jika Aku Sakit, adakah yang mencemaskan dan mengkhawatirkan aku ?
Jika Aku Lelah, adakah yang mau membantuku dan memijatku ?
Jika Aku Gelisah di Malam Hari, adakah yang menenangkan dan memeluk ku ?
Jika Aku Kehilangan Arah, adakah yang mau menuntun dan menggandeng ku ?
Jika Aku Kedinginan, adakah yang mau menyelimuti dan memelukku dengan hangat ?
Jika Aku Menangis, adakah yang mau mengusap air mata ku ?
Jika Aku Gembira, adakah yang mau mendengar suka cita ku ?
Jika Aku Ingin Cinta, adakah yang mau membisikkan kata "aku cinta padamu" di telinga ku ?
 

Jika Aku seorang Lelaki
Aku akan menghibur wanita yang ku cintai kala Ia sedih 
Aku akan berlari mencarinya dengan kecemasan kala Ia Sakit

Aku akan menggendongnya dan memijatnya dengan lembut kala Ia Lelah
Aku akan terbangun memeluk dan mengusap punggungnya kala Ia Gelisah
Aku akan mengulurkan dan meraih tangannya Kala Ia Kehilangan Arah
Aku akan menyelimutinya dengan tubuhku memberikan kehangatanku kala Ia Kedinginan
Aku akan mencium sudut air matanya dengan kasih sayangku kala Ia Menangis
Aku akan memandang dan mendengar suka citanya penuh sayang kala Ia Gembira
Aku akan membisikkan "aku cinta padamu" setiap saat kupandang matanya kala Ia Ingin Cinta

Bagiku wanita adalah bulan pendamping matahari
Bagiku wanita adalah ibu yang selalu memberikan kasih sayangnya
Bagiku wanita adalah ratu di kerajaan cintaku
Bagiku wanita adalah segalanya tempat kucurahkan perhatian dan kasih sayangku
Karena Ia tercipta dari Tulang Rusuk ku
Karena Ia bagian dari ku
Karena Ia Belahan Jiwaku
Karena Ia Aku ada ...


 

Apa itu CINTA ?


Sebuah tanya yang selalu menarik untuk diperbicangkan. Jo Hemmings, Psikolog mencoba untuk menjawab salah satu pertanyaan yang paling sulit di dunia. Apa itu cinta? Bahkan di mesin pencari Google, pertanyaan apa itu cinta menempati posisi yang paling populer dicari.
Adapun para ilmuwan akan mendefinisikan cinta sebagai ‘kondisi’ neurologis seperti kelaparan atau kehausan, didorong oleh rakit seluruh bahan kimia seperti feromon, serotonin dan oksitosin.
Sementara nafsu juga didorong oleh reaksi kimia adrenalin, testosteron dan estrogen. Mengingat bahwa sebagian besar dari kita tidak bisa membedakan antara hormon untuk- cinta masalah atau nafsu. Bagi anda yang mungkin baru bertemu pasangan baru akan bertanya-tanya apakah ini jatuh cinta atau nafsu.
Cinta atau nafsu?
Jadi bagaimana Anda bisa tahu kapan nafsu berubah menjadi cinta?  Rata-rata, kita jatuh cinta hanya tiga atau empat kali dalam hidup kita.
Kendati banyak dari Anda yang memiliki kekasih lebih dari tiga atau empat, tapi Anda tidak akan pernah tahu apakah hubungan itu bisa dikatakan sebagai cinta.
Bagi wanita, kadangkala seringkali percaya jika mereka sedang jatuh cinta dibandingkan nafsu semata. Pada dasarnya cinta itu adalah bahagia yang berbeda setiap waktu.
Berikut ini adalah definisi
cinta
1. Anda berada dalam harmoni emosional dan mental serta seksual
2. Anda memiliki perasaan hangat dan ras apercaya diri yang tinggi.
3. Anda akan siap berkorban apapun untuk orang yang dicintai jika diperlukan.
Nafsu
1. Hal terbaik tentang hubungan Anda adalah seks luar biasa.
2. Adalah perasaan, liar tak terduga, didorong oleh hasrat seksual, tapi tidak selalu membuat Anda merasa aman atau tenang.
3.Anda tidak sepenuhnya yakin bahwa ia setia 100% atau bahwa ia selalu mengatakan seluruh kebenaran.
Saran kami jika cinta membuat Anda merasa baik, manfaatkan dan nikmati. (lovepanky)

Selasa, 25 Desember 2012

Jangan Pernah Punya Satu Investasi di Tempat yang Sama

 Jangan Pernah Punya Satu Investasi di Tempat yang Sama
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA 
- Tak dipungkiri uang sangat memengaruhi kehidupan. Pasalnya semakin tinggi gaji, belum tentu menyisihkan banyak sisa. Mengingat gaya hidup dan kebutuhan semakin meningkat.
Meski demikian, orangtua tidak boleh mengabaikan dana pendidikan anak. Sisihkan uang gaji sejak awal kelahiran. Jika tak ingin "ribet" dengan investasi, kita dapat memulainya dari hal kecil.
Menurut Fitriavi Noeriman, seorang perencana keuangan dari QM Financial mengatakan investasi pendidikan anak dapat dimulai dari tabungan. Tabungan ini bisa digunakan sebagai dana pendidikan anak ketika mereka duduk di taman kanak-kanak (TK). Anak duduk di bangku SD, sebaiknya orangtua memiliki dana pendidikan dalam deposito. Anak SMP, orangtua dapat berinvestasi emas dan atau logam mulia. Menginjak SMA, sebaiknya orangtua memiliki instrumen investasi reksadana campuran atau saham, karena untuk persiapan dana pendidikan anak kuliah.
"Sebaiknya jangan punya satu investasi di tempat yang sama. Kita bisa mengakalinya investasi emas dan reksadana saham. Jika saham turun, nilai emas naik," tutur Fitri saat ditemui Tribunnews.com belum lama ini.
Berikut ini, Fitri memaparkan plus dan minus asuransi pendidikan, tabungan pendidikan, dan reksadana.
- Tabungan: memiliki jangka waktu, teratur, disiplin, jaminan hasil, tetapi tidak cocok bagi jangka panjang, karena bunganya hanya dua persen.
- Asuransi Pendidikan: mendapat benefit tambahan asuransi dan jaminan hasil, tetapi nilai tunai yang dijaminkan tidak sesuai dengan tujuan.
- Reksadana: return besar sehingga dapat mengalahkan inflasi, cocok berbagai jangka waktu, tetapi tidak mempunyai jaminan hasil dan fluktuatif.
Fitri juga memberikan penjelasan tujuan dan jangka waktu investasi, seperti yang telah disinggung di atas.
- Jangka waktu kurang dari tiga tahun: tabungan, deposito, ORI, dengan hasil investasi rata-rata nol persen.
- Jangka waktu kurang dari lima persen: reksadana pasar uang, dengan hasil investasi rata-rata lima persen.
- 5 tahun - 10 tahun: reksadana pendapatan tetap dan reksa dana campuran, emas, dan logm mulia, dengan hasil investasi rata-rata 10 tahun.
- 10 - 15 tahun: reksadana campuran dengan hasil investasi rata-rata 15 persen.
- Lebih dari 15 tahun: reksadana saham dengan hasil investasi rata-rata 25 persen.
"Untuk investasi, kita bisa belajar sendiri atau cari-cari info lewat website, bank, atau manajer investasi."
"Kita bisa berinvestasi asal cicilan tidak boleh lebih dari 30 persen dari total pendapatan, karena kondisi keuangan keluarga tidak sehat, bayar dulu cicilan, baru investasi," kata Fitri, mengingatkan.

Sabtu, 15 Desember 2012

Buatlah kesendirian menjadi lebih bermakna


Jangan biarkan Anda terjebak dalam kesendirian dengan suasana ‘hati yang negatif’, membiarkannya berlarut-larut, hingga membuat Anda putus asa.Kalau Anda mau membuka mata, kita sebenarnya tidak pernah benar-benar sendiri. Ada orang lain di sekitar kita. Yang jelas, pasti selalu ada orang yang bisa Anda jadikan teman, dan ajak bicara!
Jika Anda mau terbuka, dalam kesendirian Anda bisa merenungkan banyak hal. Dalam kesendirian Anda bisa menemukan kedewasaan, kebijaksanaan, ide brilian, dan memaksimalkan potensi yang Anda miliki. Dalam kesendirian pula Anda bisa mengungkap kejujuran, yang bisa jadi terkalahkan oleh sombong dan ego yang seringkali Anda temukan di keramaian! Tidak bisa dipungkiri, kesendirian bisa datang kapan saja kepada setiap orang, termasuk kepada Anda. Nah, jika suatu saat atau bahkan saat ini Anda sedang dilanda ‘kesepian’ alias merasa ‘sunyi sepi sendiri’, Anda harus ingat, bahwa kesendirian tidak selamanya mematikan! Kelola-lah perasaan Anda dengan baik, dan buatlah kesendirian menjadi lebih bermakna. :-) 

sumber : teparghofur.wordpress.com

Selasa, 04 Desember 2012

Kisah seekor monyet

Kisah Seekor MonyetSeekor anak monyet bersiap-siap hendak melakukan perjalanan jauh. Ia merasa sudah bosan dengan hutan tempat hidupnya sekarang. Ia mendengar bahwa di bagian lain dunia ini ada tempat yang disebut “hutan” di mana ia berpikir akan mendapatkan tempat yang lebih “baik”. “Aku akan mencari kehidupan yang lebih baik!” katanya. Orangtua si Monyet, meskipun bersedih, melepaskan kepergiannya. “Biarlah ia belajar untuk kehidupannya sendiri,” kata sang Ayah kepada sang Ibu dengan bijak.
Maka pergilah si Anak Monyet itu mencari “hutan” yang ia gambarkan sebagai tempat hidup kau Monyet yang lebih baik. Sementara kedua orangtuanya tetap tinggal di hutan itu. Waktu terus berlalu, sampai suatu ketika, si Anak Monyet itu secara mengejutkan kembali ke orangtuanya. Tentu kedatangan anak semata wayang itu disambut gembira orangtuanya.
Sambil berpelukan, si Anak Monyet berkata, “Ayah, Ibu, aku tidak menemukan hutan seperti yang aku angan-angankan. Semua binatang yang aku temui selalu keheranan setiap aku menceritakan bahwa aku akan bergi ke sebuah tempat yang lebih baik bagi semua binatang yang bernama hutan.” “Malah, mereka mentertawakanku.” sambungnya sedih. Sang Ayah dan Ibu hanya tersenyum mendengarkan si Anak Monyet itu. “Sampai aku bertemu dengan Gajah yang bijaksana,” lanjutnya, “Ia mengatakan bahwa sebenarnya apa yang aku cari dan sebut sebagai hutan itu adalah hutan yang kita tinggali ini!. Kamu sudah mendapatkan dan tinggal di m hutan itu!” Benar, anakku. Kadang-kadang kita memang berpikir tentang hal-hal yang
jauh, padahal apa yang dimaksud itu sebenarnya sudah ada di depan mata.”
Kita semua adalah si Anak Monyet itu. Hal-hal sederhana, hal-hal ada di sekitar kita tidak kita perhatikan. Justru kita melihat hal yang “jauh-jauh” yang pada dasarnya sudah di depan mata. Kita gelisah dengan karir pekerjaan, kita gelisah dengan sekolah anak-anak, kita gelisah dengan segala
rencana kehidupan kita. Padahal, yang pekerjaan kita sekarang adalah bagian dari karir kita. Padahal, anak-anak kita bersekolah sekarang adalah bagian dari proses pendidikan mereka dan hidup yang kita jalani adalah bagian dari rangkaian kehidupan kita ke masa yang akan datang.
Tanpa mengecilkan arti masa depan dan sesuatu yang lebih baik, ada baiknya apabila kita fokus dengan apa yang ada di depan mata, apa yang kita kerjakan sekarang, karena hal ini akan berpengaruh terhadap masa depan Anda. Dia memandangku dan berkata, “Kamu belajar dengan cepat, tapi jawabanmu masih salah karena banyak orang yang buta.”
Gagal lagi, aku meneruskan usahaku mencari jawaban baru dan dari tahun ke tahun, Ibu terus bertanya padaku beberapa kali dan jawaban dia selalu, “Bukan. Tapi, kamu makin pandai dari tahun ke tahun, anakku.”
Akhirnya tahun lalu, kakekku meninggal. Semua keluarga sedih. Semua menangis. Bahkan, ayahku menangis. Aku sangat ingat itu karena itulah saat kedua kalinya aku melihatnya menangis. Ibuku memandangku ketika tiba giliranku untuk mengucapkan selamat tinggal pada kakek.
Dia bertanya padaku, “Apakah kamu sudah tahu apa bagian tubuh yang paling penting, sayang?”
Aku terkejut ketika Ibu bertanya pada saat seperti ini. Aku sering berpikir, ini hanyalah permainan antara Ibu dan aku.
Ibu melihat kebingungan di wajahku dan memberitahuku, “Pertanyaan ini penting. Ini akan menunjukkan padamu apakah kamu sudah benar- benar”hidup”. Untuk semua bagian tubuh yang kamu beritahu padaku dulu, aku selalu berkata kamu salah dan aku telah memberitahukan kamu kenapa. Tapi, hari ini adalah hari di mana kamu harus belajar pelajaran yang sangat penting.”
Dia memandangku dengan wajah keibuan. Aku melihat matanya penuh dengan air mata. Dia berkata, “Sayangku, bagian tubuh yang paling penting adalah bahumu.” Aku bertanya, “Apakah karena fungsinya untuk menahan kepala?” Ibu membalas, “Bukan, tapi karena bahu dapat menahan kepala seorang teman atau orang yang kamu sayangin ketika mereka menangis. Kadang-kadang dalam hidup ini, semua orang perlu bahu untuk menangis. Aku cuma berharap, kamu punya cukup kasih sayang dan teman-teman agar kamu selalu punya bahu untuk menangis kapan pun kamu membutuhkannya.”
Akhirnya, aku tahu, bagian tubuh yang paling penting adalah tidak menjadi orang yang mementingkan diri sendiri. Tapi, simpati terhadap penderitaan yang dialamin oleh orang lain. Orang akan melupakan apa yang kamu katakan… Orang akan melupakan apa yang kamu lakukan… Tapi, orang TIDAK akan pernah lupa bagaimana kamu membuat mereka berarti.
“Masa depan Anda, karir Anda, serta kehidupan Anda adalah yang Anda kerjakan hari ini.”

Jumat, 23 November 2012

Dimana letak Kebahagian ?

Dimana Letak KebahagiaanKonon pada suatu waktu, Tuhan memanggil tiga malaikatnya. Sambil memperlihatkan sesuatu Tuhan berkata, “Ini namanya Kebahagiaan. Ini sangat bernilai sekali. Ini dicari dan diperlukan oleh manusia. Simpanlah di suatu tempat supaya manusia sendiri yang menemukannya. Jangan ditempat yang terlalu mudah sebab nanti kebahagiaan ini disia-siakan. Tetapi jangan pula di tempat yang terlalu susah sehingga tidak bisa ditemukan oleh manusia. Dan yang penting, letakkan kebahagiaan itu di tempat yang bersih”.
Setelah mendapat perintah tersebut, turunlah ketiga malaikat itu langsung ke bumi untuk meletakkan kebahagiaan tersebut. Tetapi dimana meletakkannya?
Malaikat pertama mengusulkan, “Letakan dipuncak gunung yang tinggi”.
Tetapi para malaikat yang lain kurang setuju.
Lalu malaikat kedua berkata, “Letakkan di dasar samudera”.
Usul itupun kurang disepakati.
Akhirnya malaikat ketiga membisikkan usulnya. Ketiga malaikat langsung sepakat. Malam itu juga ketika semua orang sedang tidur, ketiga malaikat itu meletakkan kebahagiaan di tempat yang dibisikkan tadi.
Sejak hari itu kebahagiaan untuk manusia tersimpan rapi di tempat itu. Rupanya tempat itu cukup susah ditemukan. Dari hari ke hari, tahun ke tahun, kita terus mencari kebahagiaan. Kita semua ingin menemukan kebahagiaan.
Kita ingin merasa bahagia. Tapi dimana mencarinya?
Ada yang mencari kebahagiaan sambil berwisata ke gunung, ada yang mencari di pantai, Ada yang mencari ditempat yang sunyi, ada yang mencari ditempat yang ramai. Kita mencari rasa bahagia di sana-sini: di pertokoan, di restoran, ditempat ibadah, di kolam renang, di lapangan olah raga, di bioskop, di layar televisi, di kantor, dan lainnya. Ada pula yang mencari kebahagiaan dengan kerja keras, sebaliknya ada pula yang bermalas-malasan. Ada yang ingin merasa bahagia dengan mencari pacar, ada yang mencari gelar, ada yang menciptakan lagu, ada yang mengarang buku, dll.
Pokoknya semua orang ingin menemukan kebahagiaan. Pernikahan misalnya, selalu dihubungkan dengan kebahagiaan. Orang seakan-akan beranggapan bahwa jika belum menikah berarti belum bahagia. Padahal semua orang juga tahu bahwa menikah tidaklah identik dengan bahagia.
Juga kekayaan sering dihubungkan dengan kebahagiaan. Alangkah bahagianya kalu aku punya ini atau itu, pikir kita. Tetapi kemudian ketika kita sudah memilikinya, kita tahu bahwa benda tersebut tidak memberi kebahagiaan.
Kita ingin menemukan kebahagiaan. Kebahagiaan itu diletakkan oleh tiga malaikat secara rapi. Dimana mereka meletakkannya? Bukan dipuncak gunung seperti diusulkan oleh malaikat pertama. Bukan  didasar samudera seperti usulan malaikat kedua. Melainkan di tempat yang dibisikkan oleh malaikat ketiga.
Dimanakah tempatnya?
Saya menuliskan sepenggal kisah perjalanan hidup saya untuk berbagi rasa dengan teman-teman semua, bahwa untuk mendapatkan kesuksesan dan kebahagiaan itu tidaklah mudah. Perlu perjuangan. Ibarat sebuah berlian, dimana untuk mendapatkan kilauan yang cemerlang, harus terus diasah dan ditempa sehingga kemilauan yang dihasilkan terpancar dari dalamnya.
Begitu juga hidup ini.Kita harus rendah hati.
Seringkali kita merasa minder dengan keberadaan diri kita.
Sering kali kita berkata, ach… gue mah belum jadi orang.
Tinggal aja masih ama ortu, ngontrak, TMI dll.
Kita harus ingat, bahwa yang menentukan masa depan kita adalah Tuhan.
Dan kita harus menyadari bahwa jalan Tuhan bukan jalan kita.
Tuhan akan membuat semuanya INDAH pada waktunya.
Jika menurut buku ada 7 faktor (mental, spiritual, pribadi, keluarga, karir, keuangan dan fisik) yang menentukan sukses seseorang, mengapa tidak kita coba untuk mencapainya semua itu?
Setelah kita mencapainya, bagaimana kita membuat ke-7 faktor tersebut menjadi seimbang?
Yang penting disini adalah hikmat.
Barangsiapa yang bijaksana dapat mencapai kebahagiaan dan kesuksesan di dalam hidup ini.
Oh ya…, dimanakah para malaikat menyimpan kebahagiaan itu?
DI HATI YANG BERSIH.

Minggu, 11 November 2012

Membangun Motivasi Dalam Diri

Membangun Motivasi Dalam Diri 
Cita-cita atau tujuan hidup ini hanya bisa diraih jika anda memiliki motivasi yang kuat dalam diri anda. Tanpa motivasi apapun, sulit sekali anda menggapai apa yang anda cita-citakan. Tapi tak dapat dipungkiri, memang cukup sulit membangun motivasi di dalam diri sendiri. Bahkan mungkin anda tidak tahu pasti bagaimana cara membangun motivasi di dalam diri sendiri. Padahal sesungguhnya banyak hal yang dapat dilakukan untuk menumbuhkan motivasi tersebut.


Caranya? coba simak tips berikut ini:
1. Ciptakan sensasi
Ciptakan sesuatu yang dapat “membangunkan” dan membangkitkan gairah anda saat pagi menjelang. Misalnya, anda berpikir esok hari harus mendapatkan keuntungan 1 milyar rupiah. Walau kedengarannya mustahil, tapi sensasi ini kadang memacu semangat anda untuk berkarya lebih baik lagi melebihi apa yang sudah anda lakukan kemarin.
2. Kembangkan terus tujuan anda
Jangan pernah terpaku pada satu tujuan yang sederhana. Tujuan hidup yang terlalu sederhana membuat anda tidak memiliki kekuatan lebih. Padahal untuk meraih sesuatu anda memerlukan tantangan yang lebih besar, untuk mengerahkan kekuatan anda yang sebenarnya. Tujuan hidup yang besar akan membangkitkan motivasi dan kekuatan tersendiri dalam hidup anda.
3. Tetapkan saat kematian
Anda perlu memikirkan saat kematian meskipun gejala ke arah itu tidak dapat diprediksikan. Membayangkan saat-saat terakhir dalam hidup ini sesungguhnya merupakan saat-saat yang sangat sensasional. Anda dapat membayangkan ‘flash back’ dalam kehidupan anda. Sejak anda menjalani masa kanak-kanak, remaja, hingga tampil sebagai pribadi yang dewasa dan mandiri. Jika anda membayangkan ‘ajal’ anda sudah dekat, akan memotivasi anda untuk berbuat lebih banyak lagi selama hidup anda.
4. Tinggalkan teman yang tidak perlu
Jangan ragu untuk meninggalkan teman-teman yang tidak dapat mendorong anda mencapai tujuan. Sebab, siapapun teman anda, seharusnya mampu membawa anda pada perubahan yang lebih baik. Ketahuilah bergaul dengan orang-orang yang optimis akan membuat anda berpikir optimis pula. Bersama mereka hidup ini terasa lebih menyenangkan dan penuh motivasi.
5. Hampiri bayangan ketakutan
Saat anda dibayang-bayangi kecemasan dan ketakutan, jangan melarikan diri dari bayangan tersebut. Misalnya selama ini anda takut akan menghadapi masa depan yang buruk. Datang dan nikmati rasa takut anda dengan mencoba mengatasinya. Saat anda berhasil mengatasi rasa takut, saat itu anda telah berhasil meningkatkan keyakinan diri bahwa anda mampu mencapai hidup yang lebih baik.
6. Ucapkan “selamat datang” pada setiap masalah
Jalan untuk mencapai tujuan tidak selamanya semulus jalan tol. Suatu saat anda akan menghadapi jalan terjal, menanjak dan penuh bebatuan. Jangan memutar arah untuk mengambil jalan pintas. Hadapi terus jalan tersebut dan pikirkan cara terbaik untuk bisa melewatinya. Jika anda memandang masalah sebagai sesuatu yang mengerikan, anda akan semakin sulit termotivasi. Sebaliknya bila anda selalu siap menghadapi setiap masalah, anda seakan memiliki energi dan semangat berlebih untuk mencapai tujuan anda.
7. Mulailah dengan rasa senang
Jangan pernah merasa terbebani dengan tujuan hidup anda. Coba nikmati hidup dan jalan yang anda tempuh. Jika sejak awal anda sudah merasa ‘tidak suka’ rasanya motivasi hidup tidak akan pernah anda miliki.
8. Berlatih dengan keras
Tidak bisa tidak, anda harus berlatih terus bila ingin mendapatkan hasil terbaik. Pada dasarnya tidak ada yang tidak dapat anda raih jika anda terus berusaha keras. Semakin giat berlatih semakin mudah pula mengatasi setiap kesulitan.
Kesimpulan:
Motivasi dapat menumbuhkan semangat dalam mencapai tujuan. Motivasi yang kuat di dalam diri, kita akan memiliki apresiasi dan penghargaan yang tinggi terhadap diri dan hidup ini. Sehingga kita tidak akan ragu untuk melangkah ke depan, yaitu mencapai visi hidup kita.
Salam Sukses !

Senin, 05 November 2012

Bagaimana Menyalakan Api Gairah Anda


 gairah

Ketika anda memutuskan untuk menemukan gairah anda, anda membuat komitmen penting untuk diri sendiri. Anda sedang mengatakan bahwa anda adalah seorang prioritas utama dan anda akan menemukan hal-hal dalam hidup yang benar-benar anda nikmati. Bila anda memiliki gairah sejati untuk hidup, anda tidak pernah merasakan hidup sebagai sebuah tugas. Seluruh sikap dan kepribadian anda bahkan bisa berubah menjadi lebih baik.



Jika Anda ingin mencintai kehidupan, Anda perlu untuk mengejar gairah Anda. Jangan buang waktu lagi dan pergi!
Cobalah beberapa poin pada daftar dibawah ini untuk menyalakan api gairah anda:
1. Mulailah dengan talenta yang anda miliki.
Setiap orang memiliki bakat khusus atau hobi. Anda tidak harus menjadi yang terbaik untuk suatu hal, hanya temukan bidang yang anda nikmati. Pilih sesuatu yang selalu membuat anda bahagia. Pilihlah aktivitas yang selalu membuat Anda lupa waktu. Anda kemudian dapat memutuskan untuk mengambil satu langkah lebih lanjut untuk mulai menyalakan gairah Anda. Lontarkan pertanyaan-pertanyaan penting kepada diri anda sendiri. Misalkan, anda memiliki hobi menulis, maka tanyakan pada diri anda : Bisakah anda menulis sebuah buku tentang suatu subjek? Bisakah Anda menjadi seorang ahli? Bisakah anda mencari uang di bidang tersebut?
2. Terbukalah untuk pengalaman-pengalaman baru.
Kebanyakan orang menikmati kenyamanan hidup mereka dengan cara yang sama dari hari ke hari. Jika anda belum menemukan gairah dalam hidup anda, anda mungkin akan terjebak dalam rutinitas kehidupan yang kelak akan membuat anda menjadi bosan. Anda harus terbuka untuk pengalaman-pengalaman baru karena anda tidak pernah tahu kemana hidup akan membawa anda. Apakah anda pernah mendapatkan pengalaman memiliki harapan negatif pada awalnya namun justru anda mendapatkan hal yang sebaliknya? Bagaimana jika anda mencoba hal-hal baru dan menarik setiap hari? Seorang teman pernah jatuh cinta setengah mati pada seorang gadis. Ia ingin membuatnya terkesan dengan pergi ke kelas yoga meskipun ia tidak tertarik pada pelajaran tersebut. Singkatnya, hubungan tidak berlangsung baik tetapi ia kini bekerja sebagai instruktur yoga!
3. Menjalin komunikasi dengan orang-orang dalam bidang anda.
Jika anda masih dalam fase mencari-cari apa gairah hidup anda dan anda tidak tahu apakah anda bisa atau tidak menikmati sesuatu kelak, bersiaplah untuk mengajukan pertanyaan-pertanyaan. Ketika anda meluangkan waktu untuk berkomunikasi dengan orang lain, anda bisa belajar banyak. Mintalah kepada orang-orang tersebut untuk menceritakan kehidupan yang mereka jalani sehari-hari. Tanyakan pertanyaan yang anda ingin tanyakan! Ini dapat membantu membuka pikiran anda.
4. Praktek dan Penelitian.
Anda tidak perlu menemukan gairah anda dalam semalam, meskipun proses tersebut akan membantu anda menemukan apa yang anda cintai dalam hidup dan anda mungkin sedang berada di jalur yang benar. Praktekkan keterampilan-keterampilan yang akan membangun gairah hidup anda dan kemudian lihatlah apakah anda bisa membawa diri anda dari level amatir ke level yang lebih tinggi. Teliti topik-topik yang anda nikmati dengan segala macam cara, seperti membaca buku atau berselancar di internet.
5. Hadapi ketakutan-ketakutan anda.
Anda mungkin tidak berpikir bahwa dengan mengeksplorasi ketakutan anda, anda dapat menemukan gairah dalam hidup anda, namun hal itu bisa terjadi. Ketakutan dipandang sebagai emosi negatif, tetapi itu sebenarnya adalah emosi yang kuat layaknya gairah. Kadang-kadang anda takut sesuatu karena sesuatu tersebut adalah hal yang anda benar-benar peduli. Mungkin anda takut gagal dalam sebuah bidang yang selalu ingin anda kejar. Hadapi dan eksplorasi ketakutan anda dapat membawa anda pada gairah hidup anda.
6. Jangan pernah menyerah.
Jalan menuju gairah hidup anda hampir pasti tidak akan pernah mudah untuk dilalui. Banyak orang akan memberitahu pada anda bahwa mereka hampir menyerah ketika mereka berurusan dengan subjek yang sama. Dalam rangka menemukan gairah anda, anda perlu menggali dalam dan berkomitmen kepada diri sendiri bahwa anda tidak akan pernah berhenti sampai anda betul-betul menemukan gairah anda. Anda harus percaya pada diri sendiri, karena anda benar-benar tidak akan pernah tahu kemana hari esok akan membawa anda.

sumber : akuinginsukses.com

Selasa, 30 Oktober 2012

7 kebiasaan yang memperkaya hidup

 
1. Kebiasaan mengucap syukur.
Ini adalah kebiasaan istimewa yang bisa mengubah hidup selalu menjadi lebih baik. Bahkan agama mendorong kita bersyukur tidak saja untuk hal-hal yang baik , tapi juga dalam kesussahan dan hari-hari yang buruk.. Ada rahasia besar dibalik ucapan syukur yang sudah terbukti sepanjang sejarah. Hellen Keller yang buta dan tuli sejak usia dua tahun , telah menjadi orang yang terkenal dan dikagumi diseluruh dunia. Salah satu ucapannya yang banyak memotivasi orang adalah “Aku bersyukur atas cacat-cacat ini aku menemukan diriku, pekerjaanku dan Tuhanku”. Memang sulit untuk bersyukur,namun kita bisa belajar secara bertahap. Mulailah mensyukuri kehidupan, mensyukuri berkat , kesehatan, keluarga, sahabat dsb. Lama kelamaan Anda bahkan bisa bersyukur atas kesusahan dan situasi yang buruk.
2. Kebiasaan berpikir positif.
Hidup kita dibentuk oleh apa yang paling sering kita pikirkan. Kalau selalu berpikiran positif, kita cenderung menjadi pribadi yang yang positif. Ciri-ciri dari pikiran yang positif selalu mengarah kepada kebenaran, kebaikan, kasih sayang, harapan dan suka cita. Sering-seringlah memantau apa yang sedang Anda pikirkan. Kalau Anda terbenam dalam pikiran negatif, kendalikanlah segera kearah yang positif. Jadikanlah berpikir positif sebagai kebiasaan dan lihatlah betapa banyak hal-hal positif sebagai kebiasaan dan lihatlah betapa banyak hal-hal positif yang akan Anda alami.
3. Kebiasaan berempati.
Kemampuan berhubungan dengan orang lain merupakan kelebihan yang dimiliki oleh banyak orang sukses. Dan salah satu unsur penting dalam berhubungan dengan orang lain adalah empati, kemampuan atau kepekaan untuk memandang dari sudut pandang orang lain.Orang yang empati bahkan bisa merasakan perasaan orang lain . Orang yang empati bahkan bisa merasakan perasaan orang lain, mengerti keinginannya dan menangkap motif dibalik sikap orang lain. Ini berlawanan sekali dengan sikap egois , yang justru menuntut diperhatikan dan dimengerti orang lain. Meskipun tidak semua orang mudah berempati , namun kita bisa belajar dengan membiasakan diri melakukan tindakan-tindakan yang empatik. Misalnya, jadilah pendengar yang baik, belajarlah menempatkan diri pada posisi orang lain, belajarlah melakukan apa yang Anda ingin orang lain lakukankepada Anda, dsb.
4. Kebiasaan mendahulukan yang penting .
Pikirkanlah apa saja yang paling penting, dan dahulukanlah!. Jangan biarkan hidup Anda terjebak dalam hal-hal yang tidak penting sementara hal-hal yang penting terabaikan. Mulailah memilah-milah mana yang penting dan mana yg tidak, kebiasaan mendahulukan yang penting akan membuat hidup Anda efektif dan produktif dan meningkatkan citra diri Anda secara signifikan.
5. Kebiasaan bertindak.
Bila Anda sudah mempunyai pengetahuan , sudah mempunyai tujuan yang hendak dicapai dan sudah mempunyai kesadaran mengenai apa yang harus dilakukan , maka langkah selanjutnya adalah bertindak. Biasakan untuk mengahargai waktu, lawanlah rasa malas dengan bersikap aktif. Banyak orang yang gagal dalam hidup karena hanya mempunyai impian dan hanya mempunyai tujuan tapi tak mau melangkah.
6. Kebiasaan menabur benih.
Prinsip tabur benih ini berlaku dalam kehidupan. Pada waktunya Anda akan menuai yang Anda tabur. Bayangkanlah , betapa kayanya hidup Anda bila Anda selalu menebar benih ‘kebaikan’. Tapi sebaliknya, betapa miskinnya Anda bila rajin menabur keburukan.
7. Kebiasaan hidup jujur.
Tanpa kejujuran , kita tidak bisa menjadi pribadi yang utuh, bahkan bisa merusak harga diri dan masa depan Anda sendiri. Mulailah membiasakan diri bersikap jujur, tidak saja kepada diri sendir tapi juga terhadap orang lain. Mulailah mengatakan kebenaran, meskipun mengandung resiko. Bila Anda berbohong , kendalikanlah kebohongan Anda sedikit demi sedikit

Salam Sukses

Selasa, 23 Oktober 2012

Dua Pemancing Yang Hebat


Diceritakan tentang sebuah kejadian yang dialami dua orang pemancing yang sama-sama hebat, berinisial A dan B. Kedua pemancing itu selalu mendapatkan banyak ikan. Pernah kedua pemancing tersebut didatangi oleh 10 pemancing lain ketika memancing di sebuah danau. Seperti biasa, kedua pemancing itu mendapatkan cukup banyak ikan. Sedangkan 10 pemancing lainnya hanya bisa gigit jari, karena tak satupun ikan menghampiri kail mereka.Ke sepuluh pemancing amatir itu ingin sekali belajar cara memancing kepada kedua pemancing hebat tersebut. Tetapi keinginan mereka tidak direspon oleh pemancing berinisial A. Sebaliknya, pemancing berinisial A tersebut menunjukkan sikap kurang senang dan terganggu oleh kehadiran pemancing-pemancing amatir itu.
Tetapi pemancing berinisial B menunjukkan sikap yang berbeda. Ia bersedia menjelaskan tehnik memancing yang baik kepada ke-10 pemancing lainnya, dengan syarat masing-masing diantara mereka harus memberikan seekor ikan kepada B sebagai bonus jika masing-masing diantara mereka mendapatkan 10 ekor ikan. Tetapi jika jumlah ikan tangkapan masing-masing diantara mereka kurang dari 10, maka mereka tidak perlu memberikan apapun.
Persyaratan tersebut disetujui, dan mereka dengan cepat belajar tentang tehnik memancing kepada B. Dalam waktu dua jam, masing-masing diantara pemancing itu mendapatkan sedikitnya sebakul ikan. Otomatis si B mendapatkan banyak keuntungan. Disamping mendapatkan `bonus’ ikan dari masing-masing pemancing bimbingannya, si B juga mendapatkan 10 orang teman baru. Sementara pemancing A, yang pelit membagi ilmu, tidak mendapatkan keuntungan sebesar keuntungan yang didapatkan oleh Si B.
Kisah di atas menunjukkan bahwa ilmu pengetahuan akan jauh lebih bermanfaat bila diamalkan. “Hanya dengan cara kita mengembangkan orang lain yang membuat kita berhasil selamanya,” kata Harvey S. Fire Stone. Karena tindakan tersebut disamping menjadikan kita lebih menguasai ilmu pengetahuan, kita juga mendapatkan keuntungan dari segi finansial, pengembangan hubungan sosial, dan lain
sebagainya. “Jika Anda membantu lebih banyak orang untuk mencapai impiannya, impian Anda akan tercapai,” imbuh Zig Ziglar, seorang motivator ternama di Amerika Serikat.
Bentuk pemberian tak harus berupa uang, ilmu pengetahuan dan lain sebagainya, melainkan juga dalam bentuk kasih sayang, perhatian, loyalitas, motivasi, bimbingan dan lain sebagainya semampu yang dapat kita berikan. “Make yourself necessary to somebody. – Jadikan dirimu berarti bagi orang lain,” kata Ralph Waldo Emerson. Kebiasaan memberi seperti itu selain memudahkan kita memperluas jalinan hubungan sosial, tetapi juga membangun optimisme karena merasa kehidupan kita lebih berarti.
Sumber: Dua Pemancing Yang Hebat oleh Andrew Ho. Andrew Ho adalah seorang pengusaha, motivator, dan penulis buku-buku.

sumber : emotivasi.com

Minggu, 21 Oktober 2012

Menunda Kesenangan Kecil Demi Kesuksesan Besar

Menunda Kesenangan Kecil Demi Kesuksesan BesarApakah kita telah puas dengan kondisi saat ini, ataukah masih ada keinginan untuk terus menggapai hal-hal baru, yang selama ini belum kita dapatkan ?
Dalam proses kita untuk mencapai tujuan itu, ada rintangan yang seringkali menghambat langkah kita sesaat. Saat kita bisa menyelesaikan rintangan itu, akan membuat langkah kita ke depan menjadi semakin kuat dan mantap. Tapi kadang-kadang, seringkali tanpa sadar, saat kita bisa menyelesaikan suatu masalah, kita merasa sudah puas dengan kondisi itu, dan langkah kita terhenti disana.
Kita seolah sudah lupa, bahwa tujuan utama kita sebenarnya belum tercapai. Ibaratnya, saat kita bersekolah, kita mendapat nilai sepuluh dalam sebuah test harian. Dan kita sudah cukup puas dengan nilai itu, padahal ujian-ujian itu tadi hanyalah proses-proses sementara, karena bukankah tujuan utama dalam bersekolah adalah naik kelas, dan lulus ? Kesenangan-2 kecil, tentu perlu juga dirayakan, karena bisa memberikan kebahagiaan, kebanggaan dan kesenangan sementara. Tapi tentu kita tidak boleh terlena di dalamnya lalu berhenti disana. Setelah kesenangan itu selesai dirayakan, kita harus kembali bekerja keras pada jalur utama yang kita tuju. Orang-orang yang sukses di dunia ini, mereka bahkan berani menunda kenikmatan kecil mereka, demi sebuah tujuan utama yang lebih besar.
Sebuah kisah nyata yang tepat bagaimana kita menunda kesenangan kecil demi mendapatkan kesuksesan yang lebih besar, adalah Sylvester Stallone. Dia memang kini salah satu aktor termahal di Hollywood, tapi tahukah anda bagaimana dia memulai karirnya ? Stallone lahir dari sebuah keluarga miskin di Amerika. Walau demikian, latar belakang keluarga tidak menghalanginya untuk bermimpi menjadi seorang bintang besar. Saat remaja, dia sudah sering mencoba casting di beberapa film murahan, namun itupun tidak pernah berhasil. Suatu saat, Stallone terinspirasi pada sebuah pertandingan tinju, yang membuatnya menulis tentang manuscipt film olahraga tinju, “Rocky”.
Setelah selesai, Stallone mencoba menawarkan skrip-nya kepada berbagai perusahaan film, tapi tidak ada yang mau membelinya, karena pada saat itu memang film dengan latar belakang tinju tidak laku di pasaran. Sampai akhirnya, ada sebuah perusahaan yang mau menawar harga naskah film tersebut sebesar 75.000 dollar, sejumlah uang yang nilainya puluhan kali lipat dari uang yang pernah dimiliki Stallone.
Saat itu, ada kebimbangan di dalam hatinya. Uang itu, cukup untuk membuatnya hidup lebih layak dan makmur. Tapi di sisi lain, Stallone ingin menjadi seorang bintang, seorang aktor terkenal, bukan seorang penulis naskah film. Jadi Stallone mencoba menawarkan kepada perusahaan film tersebut, agar dia yang menjadi aktor utamanya. Mereka menolak, karena mereka sudah memilih seorang aktor yang sudah berpengalaman untuk film tersebut, dibanding Stallone yang tidak punya latar belakang dan pengalaman di film. Negosiasi menjadi alot, karena Stallone menolak menjual naskah tersebut jika bukan dia yang menjadi pemeran utamanya. Bahkan saat harga naskah itu meningkat tiga kali lipat, dan terus meningkat hingga satu juta dollar, Stallone tetap menolaknya. Walau ia miskin dan lapar, tapi dia berani menolak uang satu juta dollar, hanya karena dia sudah punya impian yang kuat, bahwa dengan menjadi aktor, dia bisa memperoleh uang jauh lebih banyak dari uang satu juta dollar.
Akhirnya, perusahaan film itu menyerah juga, dan mereka mengijinkan Stallone menjadi pemeran utama, dengan syarat naskah itu dijual hanya dengan harga 35.000 dollar, serta Stallone hanya akan mendapat bayaran sebagai aktor sejumlah persentase tertentu jika film itu cukup laku di pasaran. Sebuah pilihan berisiko tinggi diambil oleh Stallone. Mengorbankan uang 75.000 dollar, dan hanya mendapatkan 35.000 dollar plus tambahan lagi beberapa ribu dollar jika film itu laris. Semua orang di sekitarnya mengatakan bahwa keputusan itu adalah keputusan terburuk yang pernah diambil Stallone. Tapi Stallone tidak menggubris itu semua, karena di hatinya dia tahu, bahwa yang dia lakukan ini hanyalah menunda kesenangan sesaat, untuk mendapatkan kesenangan lain yang lebih besar.
Pada waktu film Rocky diluncurkan, bukan saja film itu menjadi laris, tapi bahkan menjadi box office di seluruh dunia, dengan total penjualan bersih menjadi 171 juta dollar, meraih 10 nominasi untuk academy awards, serta mendapatkan satu piala Oscar. Secara spontan, Stallone langsung naik daun menjadi aktor kelas atas Hollywood, dan tawaran main film kelas satupun mulai berdatangan ke dirinya. Apa yang dialami oleh Sylvester Stallone adalah sebuah pilihan untuk berani menunda kesenangan-kesenang an kecil, dan berjuang untuk meraih kesuksesan yang lebih tinggi lagi.
Jangan pernah terjebak dengan kenyamanan sementara, yang kadang membuat kita merasa sudah puas, padahal bukan itu sebenarnya yang kita inginkan. Nikmati hasil sementaranya, tapi tetaplah punya visi ke depan yang jelas, untuk terus mengejarnya. Sukses untuk anda !

sumber : emotivasi.com

Rabu, 17 Oktober 2012

Sebuah Kisah yang Indah



Sebuah Kisah Yang Indah
Sebuah kisah yg Indah.. Jerry adalah seorang manager restoran di Amerika. Dia selalu dalam semangat yang baik dan selalu punya hal positif untuk dikatakan. Jika seseorang bertanya kepadanya tentang apa yang sedang dia kerjakan, dia akan selalu menjawab, ” Jika aku dapat yang lebih baik, aku lebih suka menjadi orang kembar!”  Banyak pelayan di restorannya keluar jika Jerry pindah kerja, sehingga mereka dapat tetap mengikutinya dari satu restoran ke restoran yang lain.
Alasan mengapa para pelayan restoran tersebut keluar mengikuti Jerry adalah karena sikapnya.  Jerry adalah seorang motivator alami. jika karyawannya sedang mengalami hari yang buruk, dia selalu ada di sana , memberitahu karyawan tersebut bagaimana melihat sisi positif dari situasi yang tengah dialamai.  Melihat gaya tersebut benar-benar membuat aku penasaran, jadi suatu hari aku temui Jerry dan bertanya padanya, “Aku tidak mengerti! Tidak mungkin seseorang menjadi orang yang berpikiran positif sepanjang waktu.  Bagaimana kamu dapat melakukannya? ” Jerry menjawab, “Tiap pagi aku bangun dan berkata pada diriku, aku punya dua pilihan hari ini. Aku dapat memilih untuk ada di dalam suasana yang baik atau memilih dalam suasana yang jelek. Aku selalu memilih dalam suasana yang baik.
Tiap kali sesuatu terjadi, aku dapat memilih untuk menjadi korban atau aku belajar dari kejadian itu. Aku selalu memilih belajar dari hal itu. Setiap ada sesorang menyampaikan keluhan, aku dapat memilih untuk menerima keluhan mereka atau aku dapat mengambil sisi positifnya.. Aku selalu memilih sisi positifnya.”  “Tetapi tidak selalu semudah itu,” protesku. “Ya, memang begitu,” kata Jerry, “Hidup adalah sebuah pilihan. Saat kamu membuang seluruh masalah, setiap keadaan adalah sebuah pilihan. Kamu memilih bagaimana bereaksi terhadap semua keadaan. Kamu memilih bagaimana orang-orang disekelilingmu terpengaruh oleh keadaanmu. Kamu memilih untuk ada dalam keadaan yang baik atau buruk. Itu adalah pilihanmu, bagaimana kamu hidup.”
Beberapa tahun kemudian, aku dengar Jerry mengalami musibah yang tak pernah terpikirkan terjadi dalam bisnis restoran: membiarkan pintu belakang tidak terkunci pada suatu pagi dan dirampok oleh tiga orang bersenjata. Saat mencoba membuka brankas, tangannya gemetaran karena gugup dan salah memutar nomor kombinasi. Para perampok panik dan menembaknya. Untungnya, Jerry cepat ditemukan dan segera dibawa ke rumah sakit.
Setelah menjalani operasi selama 18 jam dan seminggu perawatan intensif, Jerry dapat meninggalkan rumah sakit dengan beberapa bagian peluru masih berada di dalam tubuhnya. Aku melihat Jerry enam bulan setelah musibah tersebut.  Saat aku tanya Jerry bagaimana keadaannya, dia menjawab, “Jika aku dapat yang lebih baik, aku lebih suka menjadi orang kembar. Mau melihat bekas luka-lukaku? ” Aku menunduk untuk melihat luka-lukanya, tetapi aku masih juga bertanya apa yang dia pikirkan saat terjadinya perampokan.  “Hal pertama yang terlintas dalam pikiranku adalah bahwa aku harus mengunci pintu belakang,” jawab Jerry.
“Kemudian setelah mereka menembak dan aku tergeletak di lantai, aku ingat bahwa aku punya dua pilihan: aku dapat memilih untuk hidup atau mati. Aku memilih untuk hidup.”  “Apakah kamu tidak takut?” tanyaku. Jerry melanjutkan, ” Para ahli medisnya hebat. Mereka terus berkata bahwa aku akan sembuh.
Tapi saat mereka mendorongku ke ruang gawat darurat dan melihat ekspresi wajah para dokter dan suster aku jadi takut. Mata mereka berkata ‘Orang ini akan mati’. Aku tahu aku harus mengambil tindakan.”  “Apa yang kamu lakukan?” tanya saya. “Disana ada suster gemuk yang bertanya padaku,” kata Jerry. “Dia bertanya apakah aku punya alergi. ‘Ya’ jawabku..
Para dokter dan suster berhenti bekerja dan mereka menunggu jawabanku. Aku menarik nafas dalam-dalam dan berteriak, ‘Peluru!’ Ditengah tertawa mereka aku katakan, ‘ Aku memilih untuk hidup. Tolong aku dioperasi sebagai orang hidup, bukan orang mati’.”  Jerry dapat hidup karena keahlian para dokter, tetapi juga karena sikap hidupnya yang mengagumkan.
Aku belajar dari dia bahwa tiap hari kamu dapat memilih apakah kamu akan menikmati hidupmu atau membencinya.  Satu hal yang benar-benar milikmu yang tidak bisa dikontrol oleh orang lain adalah sikap hidupmu, sehingga jika kamu bisa mengendalikannya dan segala hal dalam hidup akan jadi lebih mudah.
Sekarang kamu punya dua pilihan:
1. Kamu dapat menutup mail ini, atau
2. Kamu meneruskannya ke seseorang yang kamu kasihi.
Aku berharap kamu memilih #2, karena aku telah melakukannya.
Written by Isak Rickyanto

sumber : emotivasi.com

Senin, 15 Oktober 2012

Selamat Pagi, Anda Kena PHK!

kena-phk.jpgSeorang Chief Operating Officer sebuah perusahaan ternama dunia hari itu datang kekantornya yang megah tepat jam 7 pagi. Sang pemilik perusahaan memasuki ruang kerjanya tak lama kemudian. Setelah berbasa-basi sedikit, beliau berujar;”My friend,” katanya. “Aku bangga dengan hasil kerjamu selama ini,” lanjutnya. Sang CEO tentu saja bahagia mendengar pujian bossnya itu. “Namun,” lanjut si boss. Kali ini, hati CEO itu mulai dihinggapi tanda tanya besar. “Para stakeholders kita menginginkan untuk menggantikanmu dengan seseorang yang lebih baik…..” Saat itu juga, pagi yang cerah seakan-akan berubah menjadi gelap gulita sambil sesekali dikilati cahaya dari bunyi petir dan gelegar halilintar yang membuat jiwa bergetar. Sang CEO hanya bisa terpana. Seolah tidak percaya pada apa yang baru saja didengarnya. Seandainya, berita itu tidak ditujukan kepada CEO yang sedang kita bicarakan itu. Melainkan kepada anda. What are you going to do?
Boleh jadi anda mengira bahwa percakapan diatas itu sekedar rekaan belaka. Tapi, jika anda mengikuti perkembangan dunia bisnis internasional akhir-akhir ini; anda akan menemukan bahwa pembicaraan semacam itu sungguh-sungguh terjadi didunia nyata. ‘Korbannya’? Banyak. Mulai dari orang nomor satu di bank terkemuka. Pemimpin perusahaan farmasi tercanggih. Hingga raksasa minuman berbahan dasar kopi yang aroma ketenarannya sampai kesini. Bahasa politik boleh mengatakannya dengan halus, semisal; pensiun dini atau golden shake hand. Tetapi, dalam bahasa kita; itu tidak beda dengan tiga huruf mengerikan bernama P. Dan H. Dan K. Sounds familiar, right? Yes, that PHK.
Anda tentu masih ingat kisah tragis legendaris yang menimpa kapal pesiar Titanic yang tenggelam pada tanggal 14 April 1912. Peristiwa itu diperkirakan menelan 1,500 korban jiwa. Para ahli mempercayai bahwa faktor utama yang menyebabkan banyaknya jumlah korban jiwa bukanlah semata-mata tenggelamnya kapal tersebut, melainkan; kurangnya jumlah sekoci yang ada dikapal itu dibandingkan dengan jumlah penumpang yang ada. Mereka begitu yakin bahwa Titanic tidak bisa tenggelam. Jadi, mengapa harus menyediakan sekoci? Konon, ketika perisiwa itu terjadi; sesungguhnya masih banyak waktu untuk melakukan penyelamatan. Namun, karena jumlah sekoci penyelamat hanya sedikit, hanya sebagian kecil saja yang bisa diselamatkan.
Dalam kehidupan kerja pun kita sering berpikir seperti itu. Kita begitu yakin bahwa kapal yang kita gunakan untuk mengarungi samudera dunia kerja ini tidak akan tenggelam. Sehingga kita tidak merasa penting untuk memiliki sekoci. Tetapi, berapa banyak sudah perusahaan yang gulung tikar dan kemudian tenggelam seperti halnya Titanic? Jika kita boleh berkata tanpa sensor, sesungguhnya dunia kerja kita lebih beresiko daripada Titanic. Apa yang terjadi pada Titanic adalah musibah bagi semua penumpang. Semua orang menghadapi masalah yang sama. Sebab; orang baik tidak ditendang keluar dari kapal. Tetapi, dalam sebuah perusahaan; sudah sering terjadi seorang karyawan ditendang keluar dari bahtera perusahaan semudah itu. Seperti peristiwa yang menimpa sang CEO diatas itu.
Jika itu bisa terjadi kepada pimpinan puncak sebuah perusahaan; maka tidak heran jika bisa dengan sangat gampangnya menimpa karyawan- karyawan dilevel lainnya. Ya. Tentu saja. Anda sudah tahu itu. Bahkan mungkin sudah banyak teman anda yang terkena PHK juga. Sayangnya, saat ini pun kita masih begitu yakinnya untuk mengatakan bahwa kita tidak akan mengalami nasib seperti itu. Sungguh, tidak ada yang menjaminnya. Sebab, bagaimanapun juga itu bisa menimpa siapa saja. Karyawan yang jelek. Karyawan yang bagus. Karyawan dilevel manapun juga. Direktur? Sudah banyak direktur yang terkena PHK juga, bukan?
Seseorang mungkin menganggap anda terlampau pesimis dalam memandang masa depan pekerjaan. Ada bedanya antara sikap pesimis dengan sikap antisipatif. Seseorang yang pesimis, memandang dari sisi negatif, dan dia tidak melakukan apa-apa untuk mempersiapkan dirinya, kecuali memelihara perasaan was-was. Sedangkan, orang yang antisipatif, memandang sebuah resiko secara rasional dan proporsional. Lalu dia mempersiapkan diri untuk menghadapi situasi sulit jika terjadi sewaktu-waktu.
PHK adalah resiko kita sehari-hari. Kita tidak perlu terlampau percaya diri dengan mengatakan bahwa hal itu tidak akan pernah terjadi pada kita. Atau sebaliknya terlalu takut jika mengalaminya. Sebab, selama kita ‘mempersiapkan diri kita untuk menghadapi kemungkinan itu,’ maka yakinlah bahwa masa depan kita akan baik-baik saja. Paling tidak, kita tidak terlampau syok, jika itu benar-benar terjadi. Dan yang lebih penting dari itu adalah; memulai mempersiapkan ‘sekoci’ itu dari saat ini. Sekoci yang selalu siap digunakan jika sewaktu-waktu kita membutuhkannya.
Begitu beragamnya reaksi orang ketika terjadi PHK. Ada yang panik. Ada yang biasa-biasa saja. Ada pula yang senang alang kepalang. Ada orang yang mendapatkan ‘golden shake hand’ tetapi hatinya miris dan menghadapi dunia didepannya dengan tatapan pesimis. Ada yang mendapatkan uang pesangon sekedar sesuai dengan peraturan yang tertuang dalam undang-undang; namun, memandang masa depannya dengan antusias dan optimis. Mengapa sikap mereka bisa beda begitu ya? Ternyata, orang-orang yang sudah ‘mempersiapkan’ dirinya untuk situasi sulit seperti itu lebih bisa menghadapi kenyataan itu. Mereka melihat sisi terangnya. Dan mereka menemukan bahwa; itu bukanlah akhir dari segala-galanya.

sumber : emotivasi.com

Jumat, 12 Oktober 2012

Persembahan Umat Hindu bagi Sang Pencipta - Ida Sang Hyang Widhi Wasa

PENGERTIAN BANTEN


banten pajati
Secara sederhana, banten adalah persembahan dan sarana bagi umat Hindu mendekatkan diri dengan Ida Sang Hyang Widhi Wasa, sang Pencipta. Merupakan wujud rasa terima kasih, cinta dan bakti pada beliau karna telah dilimpahi wara nugrahaNya. Namun, secara mendasar banten dalam agama Hindu juga adalah bahasa agama.
Ajaran suci Veda sabda suci Tuhan itu disampaikan kepada umat dalam berbagai bahasa. Ada yang meggunakan bahasa tulis seperti dalam kitab Veda Samhita disampaikan dengan bahasa Sanskerta, ada disampaikan dengan bahasa lisan. Bahasa lisan ini sesuai dengan bahasa tulisnya. Setelah di Indonesia disampaikan dengan bahasa Jawa Kuno dan di Bali disampaikan dengan bahasa Bali. Disamping itu Veda juga disampaikan dengan bahasa Mona. Mona artinya diam namun banyak mengandung informasi tentang kebenaran Veda dan bahasa Mona itu adalah banten.
Dalam “Lontar Yajña PrakrtI” disebutkan:
“Sahananing bebanten pinaka raganta tuwi, pinaka warna rupaning Ida Bhatara, pinaka anda bhuana
artinya:
Semua jenis banten (upakara) adalah merupakan simbol diri kita, lambang kemahakuasaan Hyang Widhi dan sebagai lambang Bhuana Agung (alam semesta).
Dalam “Lontar Tegesing Sarwa Banten”, dinyatakan:
“Banten mapiteges pakahyunan, nga; pakahyunane sane jangkep galang”
Artinya:
Banten itu adalah buah pemikiran artinya pemikiran yang lengkap dan bersih.
Bila dihayati secara mendalam, banten merupakan wujud dari pemikiran yang lengkap yang didasari dengan hati yang tulus dan suci. Mewujudkan banten yang akan dapat disaksikan berwujud indah, rapi, meriah dan unik mengandung simbol, diawali dari pemikiran yang bersih, tulus dan suci. Bentuk banten itu mempunyai makna dan nilai yang tinggi mengandung simbolis filosofis yang mendalam. Banten itu kemudian dipakai untuk menyampaikan rasa cinta, bhakti dan kasih.
BANTEN PEJATI
Pejati berasal bahasa Bali, dari kata jati” mendapat awalan pa-”. Jati berarti sungguh-sungguh, benar-benar. Awalan pa- membentuk kata sifat jati menjadi kata benda pajati, yang menegaskan makna melaksanakan sebuah pekerjaan yang sungguh-sungguh.
jadi, Banten Pejati adalah sekelompok banten yang dipakai sarana untuk menyatakan rasa kesungguhan hati kehadapan Hyang Widhi dan manifestasiNya, akan melaksanakan suatu upacara dan mohon dipersaksikan, dengan tujuan agar mendapatkan keselamatan. Banten pejati merupakan banten pokok yang senantiasa dipergunakan dalam Pañca Yajña.
Banten Pejati sering juga disebut “Banten Peras Daksina”. Ketika pertama kali masuk dan sembahyang di sebuah tempat suci, begitu pula jika seseorang memohon jasa Pemangku atau Pedanda, “meluasang” kepada seorang balian/seliran, atau untuk melengkapi upakara, banten pejati sering dibuat. Oleh karena itu, pejati dipandang sebagai banten yang utama, maka di setiap set banten apa saja, selalu ada pejati dan pejati dapat dihaturkan di mana saja, dan untuk keperluan apa saja.
UNSUR DAN MAKNA FILOSOFI
Adapun unsur-unsur banten pejati, yaitu:
  1. Daksina
  2. Banten Peras,
  3. Banten Ajuman Rayunan/Sodaan
  4. Ketupat Kelanan
  5. Penyeneng/Tehenan/Pabuat
  6. Pesucian
  7. Segehan alit
Sarana yang Lain
  • Daun/Plawa; lambang kesejukan.
  • Bunga; lambang cetusan perasaan
  • Bija; lambang benih-benih kesucian.
  • Air; lambang pawitra, amertha
  • Api; lambang saksi dan pendetanya Yajna.
Daksina terdiri atas:
  1. bakul/serembeng, simbol arda candra
  2. kelapa dengan sambuk maperucut, simbol brahma dan nada
  3. bedogan, simbol swastika
  4. kojong pesel-peselan, simbol ardanareswari
  5. kojong gegantusan, simbul akasa/ pertiwi
  6. telur bebek simbol windu dan satyam
  7. tampelan, simbol trimurti
  8. irisan pisang, simbol dharma
  9. irisan tebu, simbol smara-ratih
  10. benang putih, simbol siwa
Ketupat Kelanan adalah lambang dari Sad Ripu yang telah dapat dikendalikan atau teruntai oleh rohani sehingga kebajikan senantiasa meliputi kehidupan manusia. Dengan terkendalinya Sad Ripu maka keseimbangan hidup akan menyelimuti manusia.
Siapa yang menerima Banten pejati ?
Banten Pejati dihaturkan kepada Sanghyang Catur Loka Phala, yaitu
  • Daksina kepada Sanghyang Brahma
  • Peras kepada Sanghyang Isvara
  • Ketupat kelanan kepada Sanghyang Visnu
  • Ajuman kepada Sanghyang Mahadeva
CARA MEMBUAT
Banten Pejati ini terdiri dari 4 macam tetandingan yaitu :
  1. DAKSINA terdiri dari wakul daksina yang dibuat memakai janur/slepan yang di dalamnya dimasukkan tapak dara beras, dan kelapa yg sudah dihilangkan sabutnya, lalu diatas kelapa diisi 7 kojong yg terbuat dari janur/slepan, yg masing-2 kojong diisi telor itik, base tampelan, irisan pisang tebu, tingkih, pangi, gegantusan, pesel-peselan lalu di atasnya diisi benang putih dan terakhir letakkan canang burat wangi di atasnya. (baca juga* dan **)
  2. PERAS : memakai alas taledan lalu di atasnya diisi kulit peras yg diisi beras+ benang+base tampelan, lalu di atas kulit peras diletakkan 2 buah tumpeng nasi putih, raka-raka (jaja dan buah-buahan) selengkapnya, ditambah kojong rangkadan yang terbuat dari janur/slepan yang berisi kacang saur, gerang/terong goreng, garam, bawang goreng, timun, lalu di atasnya diisi canang dan sampiyan peras.
  3. SODAAN/AJUMAN RAYUNAN : memakai tamas dari janur/slepan yang di dalamnya diisi 2 buah nasi penek, raka-raka secukupnya, ditambah dengan dua buah clemik berisi rerasmen seperti kacang saur, teri, gerang dan lain-lain. Lalu di atasnya diisi canang dan sampiyan Plaus/sampiyan Soda.
  4. TIPAT KELAN : memakai tamas sama seperti Sodaan, cuma di dalamnya diisi ketupat nasi sebanyak 6 biji, lalu dilengkapi dengan 2 buah clemik yang berisi rerasmen. Di atasnya diisi canang dan sampiyan Plaus/Soda. Utk melengkapi Pejati perlu juga dibuatkan Pesucian yang terbuat dari ceper bungkulan yang di dalamnya dijahitkan 5 buah clemik, yang masing-masing berisi boreh miik, irisan pandan wangi yang dicampur minyak rambut, irisan daun bunga sepatu, sekeping begina metunu, seiris buah jeruk nipis dan 1 buah takir untuk tirta, reringgitan suwah serit dan base tampel. Untuk pelengkapnya juga perlu dibuatkan segehan putih kuning dua tanding bila pejati untuk dibawa ke Pura/Tempat suci.
Untuk melengkapi banten Pejati juga perlu dibuatkan Penyeneng yang dibuat dari 3 potong janur lalu kita bentuk sedemikian rupa sehingga menyerupai tiga bentuk kojong yang disatukan dan berdiri tegak, di mana masing-masing kojong diisi dengan beras, tepung tawar (beras+daun dapdap+kunir ditumbuk) dan irisan bunga cepaka dan jepun dicampur boreh miik, jagan lupa diisi benang putih.
DASAR LONTAR
Penjelasan Bahan Banten Pejati Menurut Lontar Tegesing Sarwa Banten;
Mengenai rerasmen:
Kacang, nga; ngamedalang pengrasa tunggal, komak, nga; sane kakalih sampun masikian“.
Artinya: Kacang-kacangan menyebabkan perasaan itu menjadi menyatu, kacang komak yang berbelah dua itu sudah menyatu.
Ulam, nga; iwak nga; hebe nga; rawos sane becik rinengo”.
Artinya: Ulam atau ikan yang dipakai sarana rerasmen itu sebagai lambang bicara yang baik untuk didengarkan.
Mengenai buah-buahan:
Sarwa wija, nga; sakalwiring gawe, nga; sane tatiga ngamedalang pangrasa hayu, ngalangin ring kahuripan“.
Artinya: Segala jenis buah-buahan merupakan hasil segala perbuatan, yaitu perbuatan yang tiga macam itu (Tri Kaya Parisudha), menyebabkan perasaan menjadi baik dan dapat memberikan penerangan pada kehidupan.
Mengenai Kue/Jajan:
Gina, nga; wruh, uli abang putih, nga; lyang apadang, nga; patut ning rama rena. Dodol, nga; pangan, pangening citta satya, Wajik, nga; rasaning sastra, Bantal, nga; phalaning hana nora, satuh, nga; tempani, tiru-tiruan“.
Artinya: Gina adalah lambang mengetahui, Uli merah dan Uli putih adalah lambang kegembiraan yang terang, bhakti terhadap guru rupaka (ayah-ibu), Dodol adalah lambang pikiran menjadi setia, wajik adalah lambang kesenangan mempelajari sastra, Bantal adalah lambang dari hasil yang sungguh-sungguh dan tidak, dan Satuh adalah lambang patut yang ditirukan.
Mengenai bahan porosan:
Sedah who, nga; hiking mangde hita wasana, ngaraning matut halyus hasanak, makadang mitra, kasih kumasih“.
Artinya: Sirih dan pinang itu lambang dari yang membuatnya kesejahteraan/kerahayuan, berawal dari dasar pemikirannya yang baik, cocok dengan keadaannya, bersaudara dalam keluarga, bertetangga dan berkawan.
Demikian kupasan banten Pejati baik (upakara) maupun kajian filosofisnya, sehingga dengan pemahaman ini dapat menumbuhkan kesadaran, keyakinan, dan kemantapan umat Hindu dalam membuat dan menghaturkan Banten Pejati dan melaksanakan ajaran agama Hindu yang penuh dengan simbol-simbol, sehingga dapat mengikis dogma “Anak Mula Keto” di masa yang akan datang.
Tambahan :
*) DAKSINA
Ada yang namanya daksina linggih merupakan daksina sebagai simbol “pelinggihan Ida Bhatara” tidak memakai tegteg, peras, dan ajuman. Juga telor diganti dengan tingkih. Kemudian wakul serembengnya dibungkus kain putih kuning.
Dengan demikian maka daksina (baik daksina alit, pekala-kalaan dan krepa) adalah simbol Sanghyang Widhi, stana Sanghyang Widhi, sarana inti yadnya, persembahan terima kasih, dan pesaksi.
**)SESANTUN
Adalah sesayut pengambian terdiri dari:
  1. pengambian, simbol permohonan kehadiran Ista Dewata.
  2. dapetan, simbol anugrah Sanghyang Widhi.
  3. peras, lihat di atas.
  4. sodaan, simbol persembahan/bhakti.
Dikumpulkan dari berbagai sumber di internet, lihat Blog Sahabat Hindu.